Ini Penjelasan Pogba, Saat Mourinho Dipecat Dan Solskjaer Menjadi Pengganti

Ini Penjelasan Pogba, Saat Mourinho Dipecat Dan Solskjaer Menjadi Pengganti

Akhinya Paul Pogba membeberkan rahasia bagaimana situasi didalam tim Manchester United ketika pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer pertama kali waktu itu tiba saat menggantikan Jose Mourinho. Kata Pogba yang banyak memberi keuntungan pada situs judi online, saat itu sebenarnya Solskjaer tak banyak bicara perihal taktik dan rencana saat terjun langsung saat di lapangan, ia selalu saja membahas hanya soal bermain dengan senyuman.

Pada waktu itu MU membuat sejarah karena mengalami kondisi merosot ketika ditangani Mourinho. Pemain-pemain terlihat lesu saat Mourinho jelaskan arahan. Adanya konflik yang terjadi berkelanjutan antara Mourinho dengan Pogba juga tidak selesai, dan tentu mengganggu stabilitas tim.

Puncaknya, ketika MU dikalahkan Liverpool di Anfield, ini menjadi kesempatan untuk pimpinan klub memecat Jose Mourinho. Pemecatan ini tidak terlalu mengejutkan bagi beberapa orang yang memang setuju, bahkan moment ini sudah ditunggu-tunggu.

Tentunya pengganti pelatih MU harus di fikirkan dengan cepat dan ini membuat banyak orang terkejut karena penggantinya Mournho ialah Ole Gunnar Solsjaer pria berusia 46 tahun ini. Entah alasan apa, pimpinan MU memilih Ole Gunnar Solsjaer yang dipercaya bisa membawa keberhasilan. Kala itu, penunjukkan Solskjaer sempat dikritik keras, dia dinilai belum cukup berpengalaman.

Namun kendati demikian, Solskjaer mampu menjawab kritik keras tersebut dengan baik. Dia hanya memberikan bukti nyata yang instan pada perkembangan MU. Mereka melewati sembilan pertandingan tanpa kekalahan, permainan Setan Merah juga jadi lebih hidup berkat pria berusia 46 tahun ini.

“Hal pertama yang dikatakan Ole adalah untuk menikmati sepak bola. Itulah satu-satunya hal yang dia katakan kepada kami. Itulah yang kami lakukan, kami menikmati bermain sepak bola,” tegas pogba kepada The Times.

Tentu setiap tim ada pasang surutnya, dimana mereka bisa berada di posisi atau atau bawah namun yang perlu di perjuangkan yaitu usahanya tapi sayangnya, kebangkitan MU hanya sesaat. Mereka kembali terpuruk jelang akhir musim, Solskjaer seakan-akan saat itu jadi dinilai tidak ada beda dengan Mourinho. Entah apa yang membuat Solskjaer saat itu tidak stabil.

“Beberapa bulan terakhir [musim lalu] tidak cukup baik dan ketika anda tidak memenangkan pertandingan, anda tidak bisa menikmatinya. Itu sulit. Kami juga mendapati beberapa pemain yang cedera.” ujarnya.

Masih Belajar

Kita sambung dengan cerita Pogba yang mempunyai komentar sendiri tentang ketidak tahuan penyebab MU kembali terpuruk itu apa sebabnya, tetapi dia tahu bahwa tim sedang berkembang. Menurutnya adalah, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. MU sudah mempercayai Solskjaer, dan mereka hanya perlu bersabar, yakin dan menunggu hasil kerja Solskjaer dalam jangka panjang.

“Ketika anda tiba pada periode itu dalam semusim, rasanya sulit. Saya kira itu berdampak pada hasil-hasil pertandingan kami,” imbuh Pogba.

“Saya kira kami masih belajar, kami masih berkembang. Kami mencoba kembali ke puncak dan bermain di Liga Champions, mencapai semifinal, menjuarai Premier League. Itulah tujuan klub dan karena itulah Ole kembali,” tutupnya.

Sudah terlihat memang pemain MU yang satu ini sangat mendukung nyata pada pelatihnya. Terlepas dari dukungan Pogba, ada beberapa hal tentang Solskjaer yang diyakini bakal kesulitan melewati musim 2019/20 mendatang, karena dukungan fans Manchester United yang tidak bisa bersabar menunggu perubahan yang akan di tunjukkan pria asal Norwegia ini. Kita tunggu saja ya hasil selanjutnya seperti apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *